Rabu, 05 Januari 2011

Photoshoot Butah

Last monday, kelasan gue photoshoot butah di Cilember, Bogor.
It was somewhat fun and chilly.
Well, beberapa hari sebelumnya, kami dismsin sama 3 jarkom. Kiky, Yolanda, dan Mba. Kalo hari minggu kita rapat butah dan seninnya berangkat. Peran kita apa, dan juga dihimbau untuk membawa atupun memakai kostum yang sudah ditentukan. Well, jujur gue ga tau tema butah kelas gue apaan, tapi gue dapat peran orang desa, lalu disms kira-kira begini:

"Buat yang dapet peran orang desa, pakai kaos dan celana biasa. Jangan yang bagus-bagus, makin kumel makin bagus =)", by someone yang SMS gue, dan gue yakin yang bikin 4 kata sial itu adalah Mba.
Dammit.

Sebenernya tanggal 31, diadakan rapat, tapi gue ga bisa ikut karena ibadah sore at church. Dan hari minggunya pun all people were invited. And luckily, I was chosen as the Mr. RT that day. YEAH. Dan malemnya pun gue nyiapin baju dengan ngga terlalu semangat, mengingat muka gue ga terlalu berkualitas.

Well, we had to gather at school, at 5.30 am. Tapi berangkatnya malah jam 7 kurang. Gara-gara kelamaan nyewa angkot. Well, angkotnya dapet 3. 1 buat cewek+kakak fotografernya, 1 buat cowo+cewek (hermaphrodit ngga termasuk), dan 1 buat cowok. Ada juga yang bawa mobil sendiri.

Pas kita masuk ke sana, kita langsung briefing.
Tiap peran mesti cari lokasinya sendiri. Well, gue berperan jadi Mr. RT. Within Mrs. RT, Mr. Lurah, and Mrs. Lurah, we found a cottage in there.

Dan seterusnya, dan seterusnya.

Kami semakin menanjak. Kami pun berhenti di sekitar curug 7.
Well, setelah beberapa photoshoot, ada adegan yang belom ke foto. Yaitu Tim SAR. Lalu hujan mulai turun, gue ngeluarin payung dan langsung dipake sama couple Lutfina. Because of the rain, we stopped. Kami pun ke sebuah cottage, and kami berteduh di bawah atapnya. Juga di bawah lantainya.  Gue langsung nyesel minjemin payungnya, soalnya akhirnya yang make bukannya cewe-cewe, malah kakak-kakak fotografernya, menyesal banget. Ga bisa oh-so gentlemen. However ketika hujan mulai reda, tapi masih rintik-rintik, bukannya adegan tim SAR yang di foto, malah foto profil. Dan Sulika-chang langsung upset. Pundung.

Well, lalu semuanya pun dilanjutkan. Sambil hujan.

Lalu sekitar setengah dua, yang sudah selesai perkaranya dengan pemotretan, langsung turun dan makan siang. Sambil basah kuyup, kami makan dan minum teh ataupun kopi. Lelah. Tapi cukup senang. Gue rada kasian sama nuna gue, kayanya cape banget. I'm sorry, I didn't help you nuna, what a useless dongsaeng I was :(

Well, lalu kami pun pulang.
Setelah turun dari angkot, keliatan banyak yang lunglai. Nuna gue mukanya udah kecapean. Well, karena dia penanggung jawab foto butah, entah untuk kelas kami doang atau seluruh angkatan. Gue sama beberapa temen langsung ke Mie Janda. After that we went home.

Well, itulah yang gue lakuin hari senin kemarin.
Capek, memang, tapi lumayan buat jalan-jalan.
Thanks buat Tuhan yang udah melindungi dan melancarkan sesi photoshoot kami.
Thanks buat kakak fotografer yang udah sabar sama kita yang ngaret dan yang udah hujan-hujanan.
Thanks for my friends yang udah bikin photoshootnya menyenangkan.
Thanks buat nuna yang udah ngurusin semuanya  sampe masuk angin bersama beberapa yang lainnya.

That's all :)

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar :D

Diberdayakan oleh Blogger.

Subscribe