Kamis, 01 Juli 2010

Fanfic! (di TinierMe) LOL

FANFIC ttg TM



Di Selfy Town, sedang ada event Cirque du Selfy. Berbagai ahli sirkus datang dari berbagai negeri. Penduduk Selfy Town pun terpukau saat menyaksikan event itu.

Nabilla -anak pejabat kerajaan dari keluarga Nameera- pun sedang menyaksikannya. Saat itu semuanya sedang memperhatikan Taruho, orang yang baru kali ini melaksanakan pertunjukan di Selfy Town. Semua orang menunggu apa yang akan ditunjukkannya. Nabilla sudah mengenal Taruho dari dulu, sebab dulu Nabilla sering bermain ke negara lain.

Ternyata dia bermain sulap. Banyak orang kagum terhadapnya. Sampai dia ketahuan, bahwa dia tidak sedang bermain sulap. Dia menggunakan Black Magic. Di Selfy Town, penggunaan Black Magic dilarang karena penggunanya dianggap sebagai Wizard. Wizard dianggap berbahaya karena sihirnya yang destruktif.

Lalu datanglah Shiki yang mengendarai HM Raphael, seorang White Knight yang selalu membawa Cross di punggungnya. "Tangkap dia.", Shiki memerintahkan beberapa Templar untuk menangkap Taruho. Taruho pun tidak melakukan perlawanan.

Nabilla yang tidak setuju dengan tindakan Shiki langsung menghampirinya. "Dia tidak melakukan kejahatan. Tolong lepaskan dia. Dia itu temanku.". Banyak orang yang menyetujui ucapan Nabilla. Nabilla berharap teman sepermainannya itu mau melepaskan Taruho. Tapi, Shiki berkata, "Tetap saja, Black Magic sangat dilarang di sini. Bawa dia.". Para Templar membawa Taruho.

Shiki dan para Templar pun pergi membawa Taruho. Nabilla dan warga lainnya hanya bisa diam.

Lalu pada keesokan harinya Nabilla pergi menemui Taruho. "Apa mereka memperlakukanmu dengan baik?", tanya Nabilla. Taruho mengiyakannya. Hari demi hari Nabilla selalu menemui Taruho, teman lamanya itu. Dan hubungan mereka semakin dekat. Shiki pun mulai cemburu, sebenarnya Shiki juga menyukai Nabilla. Dia pun merencanakan sesuatu.

...Pada suatu malam, Shiki menemui Queen Selfy. Dia membicarakan sesuatu di hadapan Ratu dan ajudannya Kokoro...

Paginya suasana Kokoro mengumumkan bahwa akan dilaksanakan hukuman mati 2 hari lagi. Nabilla langsung meminta ayahnya untuk bermediasi dengan Queen Selfy. Ayahnya yang juga mengenal Taruho itu pun pergi menemui sang ratu. Namun dia tidak berhasil.

Saat Nabilla sedang berjalan dengan murung di Selfy Town, dari Ring Gate terdengar teriakan peringatan dari para Defender. Lonceng peringatan dibunyikan. Semua warga panik berlarian, namun Nabilla cuma bisa terdiam dan bingung. Lama kelamaan terdengar suara jeritan dari warga Selfy Town. Ternyata para Gloomy Bear merangsek masuk ke Selfy Town. 

Selain mengobrak-abrik kota, mereka juga melukai banyak warga. Para Templar tidak kuasa melawan para Gloomy. Di istana, Kokoro memberitahukan sang ratu bahwa hanya dengan magic mereka bisa diusir. Alhasil, Taruho pun dibebaskan bersyarat atas perintah sang ratu. Shiki agak kesal akan hal itu, tapi dia juga tidak bisa berbuat banyak.

Saat Taruho dan Shiki mendatangi  para Gloomy, ternyata mereka terlambat. Banyak warga yang diculik oleh mereka. Nabilla juga diculik.

Ayah Nabilla langsung menemui ratu setelah mengetahui hal itu. "Tolong izinkan beberapa pasukan untuk menyelamatkan putri semata wayang saya, Yang Mulia.", ucap ayah Nabilla. Ratu pun memaklumi kondisinya. Karena banyak warga yang diculik, maka Queen Selfy memerintahkan prajurit Templarnya untuk pergi. Taruho pun diperintahkannya.

Lalu Taruho dan Shiki beserta beberapa pasukan Templar pergi ke Dark Forest. Sarang para Gloomy. Shiki masih tidak suka jika harus bekerja sama dengan Taruho, karena dia cemburu. Dan dalam beberapa hari akhirnya mereka sampai ke Dark Forest. Beberapa Templar terlihat gemetar, namun mereka tetap masuk.

Saat mereka mencapai pusat Dark Forest, mereka menemukan para warga, dan juga Nabilla. Beberapa warga sudah menjadi tulang belulang. "Jangan kesini!!!", teriak Nabilla dan para warga. Namun terlambat, sebelum mereka sadari ternyata mereka sudah dikepung oleh para Gloomy. Taruho, Shiki, dan para Templar mulai mengangkat senjata. "Hei, kau siap?", tanya Shiki kepada Taruho. "Tentu saja.", jawab Taruho sambil bersiap mengeluarkan kartu bintangnya. Dan mereka pun mulai bertarung.

Beberapa Gloomy sudah mulai terbunuh, begitu juga para Templar. Yang masih bertahan hanya Taruho dan Shiki, juga satu ekor Giant Gloomy. Shiki merasa sangat takut, dia langsung bersembunyi. Namun Taruho tetap berhadapan dengan giant Gloomy itu walau sudah penuh luka. Dengan kekuatan terakhirnya, dia pun berhasil membunuh Giant Gloomy itu. Giant Gloomy itu pun tersungkur penuh dengan darah.

Lalu semua warga berlari ke arah Taruho, berterima kasih. Taruho yang sudah sangat lelah itu pun akhirnya pingsan. Semuanya pulang ke Selfy Town.

Di Selfy Town, ternyata Shiki mulai besar mulut. Dia mengaku sebagai orang yang sudah berhasil menyelamatkan warga. Ayah Nabilla sangat berterima kasih kepada Shiki karenanya dan akan menikahkannya dengan Nabilla. Mengetahui hal itu, Nabilla sangat kesal. Lalu diceritakannya segala yang benar. Shiki pun diturunkan pangkatnya. Sebaliknya, Taruho dibebaskan dan diangkat menjadi Magic Knight.

Suatu sore, setelah kejadian itu semua. Taruho dan Nabilla bercakap-cakap seperti biasa. Nabilla membicarakan keberaniannya melawan para Gloomy. Lalu mereka berdua terdiam sesaat. Nabilla sangat berterima kasih kepada Taruho.

Di hadapan sunset itu, Taruho memanfaatkan waktu yang tinggal sedikit. "Nabilla...kamu mau nikah dengan aku?". Di saat kata-kata itu terucap, Shiki berhenti di belakang mereka. Hati Shiki mulai sakit, dia berharap Nabilla berkata tidak. Nabila pun mengucapkan, "...iya.". Shiki yang tidak tahan dengan semua itu langsung pergi dari situ.

Seminggu kemudian, Taruho dan Nabilla pun menikah. Live happily ever after...

That's all.

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar :D

Diberdayakan oleh Blogger.

Subscribe