Kamis, 05 Mei 2011

Mingling Words VIII

Bangun pagi, mendung. Ngga ada yang menarik.
Lalu apa yang harus gue lakukan?

Akhirnya setelah menampung energi yang terkuras di hari yang lalu, gue pun bangun dengan terlalu semangat. Well, biasanya orang kalau bangun itu duduk. Kalau gue abis buka mata, langsung loncat dari tempat tidur. Entah kenapa, tapi gue emang refleks selalu begitu. Alhasil, gue pun harus diam selama beberapa detik agar tidak terlalu pusing. Well, karena ngga ada yang menarik, gue kembali rebahan di kamar.

Lompat ke jam 6 pagi.

Gue keluar kamar, kali ini ngga sambil loncat. Gue liat ke jendela, langitnya mendung. Abis itu gue sarapan. Tiba-tiba gerimis di luar sana. Gue pun menyelesaikan sarapan gue yang ngga terlalu mengenyangkan itu, lalu masuk ke kamar. Gue mulai internetan dengan bosan. Gue download Canto Mortis, dan terus memainkannya sampai entri hari ini selesai dibuat.

...sigh...

Oke, gue udah bosan nulis tentang aktivitas gue yang ga berarti itu. Gue beralih ngebacot yang ngga jelas sekarang. Karenanya, tulisan hari ini merupakan Mingling Words Edition.

***

Di entri kemarin, gue udah nyebutin bahwa gue pergi ke suatu tempat dengan seseorang. Dan beberapa menit yang lalu gue baru inget kalo di tas gue ada barang yang sudah dibeli. What is that? Well, ini barang yang dia dan gue punya. Gue juga ngga tau ini apaan, karenanya gue tampilkan gambarnya di sini. Siapa tau ada yang bisa bantuin. Here is the pic:

Well...this is so...uh, girly. Sigh...

Ada yang udah tau itu apaan? Well lihatlah muka binatang yang ada disitu. Orang itu bilang kalau itu bentuknya seperti seekor puppy. Saat dia bilang itu gue cuma bisa, "err...yeah it's a puppy". But actually it is a Kuma. Ngga tau apa yang dimaksud dengan Kuma? Gunakanlah tante google translate.

***

Hari ini entah kenapa gue nulis beberapa tweet yang agak aneh. Isinya itu tentang semacam protes kepada entah siapa. Gue juga baru sadar bahwa gue udah tweet kalimat-kalimat itu. Yah, setidaknya banyak yang "RT-in" lah. Mungkin ini karena gue masih lelah sehabis jalan-jalan kemarin. So, gue ngga mau ambil pusing mengenai tweets tersebut.

***

Ok, mungkin ada yang nanya, Canto Mortis itu apaan?
Gue udah nyebut-nyebut akan nama itu dari tadi pagi di twitter. Mungkin ada yang wondering akan hal itu. Well, yang penting itu bukanlah cantonese, jauh banget. Canto Mortis adalah OST Dissidia Duodecim. Gue bisa mendengarkan lagu ini karena gue iseng ngebolang di YouTube dan akhirnya menemukan video/lagu yang ternyata diupload oleh saudara sebangsa, orang Indonesia. Here is the video:



Canto Mortis, kalau menurut tante google translate, dari bahasa Latin ke Indonesia artinya: Aku menyanyikan lagu-lagu kematian. Tapi kalau dalam bahasa Inggris: I sing the songs of death. Well, lyric lagunya juga bagus kok. Walau artinya tentang darkness, chaos, dan sebagainya.

Canto Mortis itu, menurut gue semacam short version dari Cantata Mortis. Here is Cantata Mortis:


Penjelasan lebih lanjut tentang Cantata Mortis serta liriknya berada di sini. Dua lagu ini: Cantata Mortis dan Canto Mortis sempat menguasai kamar gue selama beberapa saat.

***

I also found a good video in laptop, maybe my brother downloaded it. It was taken from onecubed.tv. Well gue tau kalau website itu emang buat anak muda, khususnya anak muda Kristen. Tapi banyak kok video dan forum yang universal banget. And, video yang akan gue jelaskan berikut adalah video yang universal.

Video ini tentang well, refleksi diri kita yang suka nge-judge orang lain. Atau bahkan kita malah ngejauhin temen kita yang lagi butuh support. Banyak loh orang yang kaya begitu. Merasa jijik atas kesalahan orang lain yang mungkin ngga lebih besar daripada dosa kita. Mungkin terdengar lebay, tapi saat gue nonton video ini, gue yah, merasa sadar diri. Mungkin gue udah pernah nge-judge temen sendiri. Judul lagunya adalah Sok Suci, ciptaan Yosi Mokalu.

Lirik yang menurut gue paling ngenes adalah:
"Salahkanku jika hidupmu, penuh kesedihan."
"Tuhanku, ampuni aku. Kerap ku menjadi hakim bagi saudaraku. Selumbar dimatanya, lebih terlihat dari dosaku. Tuhan, ampuni aku."
Saat dengerin lirik itu, gue pun sadar banget. Ternyata agak sering juga gue nge-judge orang, padahal, yeah gue punya dosa yang lebih kotor daripada miliknya. Gue speechless. Well so, bagi kalian yang tertarik untuk melihat videonya karena gue ngga bisa embed videonya disini, maka silakan klik disini.

Karena gue udah ngeliat video itu. Gue ingin minta maaf kepada kalian-kalian yang udah sempet kena judge dari gue. Gue juga sekalian minta maaf kalau kadang gue ngga punya waktu pada saat kalian butuh support atau bahkan gue ngga peka saat kalian ngirim sinyal-sinyal minta tolong. Gue minta maaf banget. Mungkin kalian ngga ngebaca entri hari ini, tapi gue ingin menyampaikan permohonan maaf atas semua itu.

***

Ok, sekarang gue udah kehabisan topik untuk dibacotin. Mungkin sekian dulu untuk Mingling Words Edition hari ini. Gue juga pengen ikutan nyanyi lagu "Sok Suci" agar bisa makin sadar diri.


That's all.

0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan berkomentar :D

Diberdayakan oleh Blogger.

Subscribe